Sering Yasinan Dan Tahlilan, Tiba – Tiba Dengar Salah Satu Ceramah Ustadz Di Televisi Yang Mengatakan Yasinan, Tahlilan, Maulid Nabi, dan Nifshu Sya’ban Adalah BID’AH.

BENARKAH???

Kok  Semua Serba Dilarang? Berarti Semua Amalan Yang Dikerjakan Selama Ini Sia – Sia? Bahkan Tidak Berpahala Malah Berdosa?

Hati – Hati Dalam Beramal. Mari Kita Beramal Dengan Ilmu, Jangan Asal Beramal Agar Tidak Percuma. 

Diriwayatkan dari Syaikh Abdul Qadir al-Jailani rahimahullah bahwa pada suatu hari beliau sedang berjalan di tempat lapang, tiba-tiba muncul cahaya terang di ufuk, kemudian dia mendengar suara memanggil, “Wahai Abdul Qadir saya adalah Rabbmu. Sungguh, telah aku halalkan untukmu semua hal-hal yang haram.” Lantas Abdul Qadir berkata, “Enyahlah kau, wahai makhuk terkutuk!” Seketika itu, cahaya tersebut berubah menjadi gelap. 

Tiba-tiba muncul suara mengatakan, “Wahai Abdul Qadir! Sungguh, engkau telah selamat dariku lantaran pengetahuanmu tentang Rabbmu dan ilmu fikihmu. Sesungguhnya aku telah menyesatkan tujuh puluh orang dari kalangan ahli ibadah senior dengan cara seperti ini. Seandainya tidak karena ilmu, pastilah aku dapat menyesatkanmu seperti mereka.”

Banyak Amalan – Amalan yang Masih Suka Diperdebatkan seperti :

=> Apakah Sholat Subuh Tidak Boleh Pakai Qunut?

=>> Shalat Tarawih Itu 11 Rakaat atau 21 Rakaat?

=> Apakah Celana Menutupi Mata Kaki (Isbal) Menyebabkan Masuk Neraka?

=> Apakah Niat Sedekah Untuk Orang yang Sudah Meninggal Itu Dilarang?”

=>Apakah Mengeraskan Dzikir Setelah Shalat Adalah Haram?

=> Apakah Dzikir Menggunakan Tasbih Itu Dilarang?
 
=> Lalu Bagaimanakah Dengan Maulid Nabi, Tahlilan, dll?

Kalau Semuanya Serba Bid’ah Serba Dilarang, Jadi DOSA Dong? Jadinya Mana Yang Di Bolehkan Mana Yang Dilarang? 

Dulupun Saya Bingung Dengan Amalan-Amalan Tersebut Dan Menjadi Pertanyaan Yang Tidak Terjawabkan. Mana Yang Boleh Saya Lakukan, Mana Yang Tidak Boleh Dilakukan…

Sekarang Saya Sudah Menemukan Jawaban Terbaiknya Yaitu Melalui Buku “37 Masalah Populer” Karya Ustadz Abdul Shomad. Bersiaplah untuk sebuah perubahan sikap. Buku ini tidak ingin menambah bingung atau menggiring Anda kepada mazhab tertentu. Penulisnya mengajak kita untuk melihat pendapat para ulama sebagai solusi utama. 

Alhamdulillah Berkat Wasilah Buku Tersebut Ilmu Saya Menjadi Bertambah Dan Sayapun Menjadi Yakin Bahwa Amalan Yang Sebelumnya Saya Ragu Insyaallah Diterima Allah SWT

Memperkenalkan Buku “37 Masalah Populer”

2167

Buku Sudah Terjual Dalam 1 Bulan

Mengapa Anda Perlu Membaca Buku “37 Masalah Populer” Ini?

Pertama, buku ini membahas masalah-masalah yang populer di tengah masyarakat.

Kedua, buku ini disusun dengan mengemukakan dalil dan pendapat para ulama yang mu’tabar.

Ketiga, pendapat para ulama dituliskan lengkap dengan teksnya agar para penuntut ilmu dapat melihat dan mengkaji kembali, menghidupkan semangat mendalami bahasa Arab dan menggali ilmu dari referensi aslinya. Ummat yang memiliki pemahaman yang kuat dan pengetahuan mendalam dari Turats (kitab-kitab klasik), berakar ke bawah dan berpucuk ke atas, bukan kiambang yang mudah terbawa arus air.

Keempat, buku ini tidak ingin menggiring pembacanya kepada mazhab tertentu. Yang diharapkanlah hanyalah agar setelah melihat pendapat para ulama, kita lebih memahami perbedaan. Menghormati orang lain, mengikis fanatisme buta. Dan yang paling penting, tidak salah memilih musuh. Jangan sampai kita habiskan kebencian hanya untuk orang-orang yang membaca Talqin, orang-orang yang berzikir bersama dan masalah-masalah khilafiyyah lainnya. Hingga tidak lagi tersisa sedikit kebencian untuk Kristenisasi, Israel dan bahkan untuk Iblis sekalipun.

Buku 100% Original Dari Penerbit

Buku Ini Sudah Memberikan Manfaat Kepada Banyak Orang, Apakah Anda Ingin Menjadi Salah Satu Yang Mendapatkan Manfaat Dari Buku Iini?

Tetapi Mohon Maaf Karena Peminatnya Banyak Dan Stoknya Terbatas, Maka Kami Hanya Memprioritaskan Yang Pesan Lebih Awal 

SISA STOK SAAT INI

22

Buku Lagi Yang Ready

Apakah Anda Rela Kehabisan Stok Dan Nggak Kebagian?

Rp. 350.000

Rp.175.000